Review Film Yowes Ben Film Wong Jowo Asli, Keren

Dancok Cpo Koe Wani Nyeneni Aku, Pasti kata tersebut sudah tidak asing lagi bagi orang jawa timuran. Seperti hal nya Film Yowes Ben, film komedi dengan di kemas sangat lucu dengan menggunakan bahasa jawa 90%.

Film Yowes Bend

Sinopsis Film Yowes Ben ini bercerita tentang Bayu (Bayu Skak) yang menyukai Susan yang di perankan oleh Cut Meriska. Setiap harinya Sunsan Mengirim chat invoice ke bayu, Ternyata Susan hanya memanfaatkan bayu yang menjadi populer lewat band Yowes Ben ini. Konflik memanas dengan adanya perselisihan di antara bandnya.

Sebagai orang jawa timur sendiri saya penasaran akhirnya dapat juga link downloudnya bisa klik disini jika kamu ingin downloud dan bukan bajakan lho ya.

Bila ingin downloud saya sarankan menggunakan Wi – Fi ya karena size nya sangat besar dan kuota kalian habis untuk downloud ini. Saya aja downloud ini seharian karena menggunakan data, Maaf ya mas Bayu saya share videonya.

Film Yowes Ben ini juga memgisahkan sebuah remaja yang ingin berkarya ingin membuktikan kepada orang tua mereka bahwa mereka itu bisa membanggakan orang tua.

Saya sendiri salut sama pemainnya meski tidak semua dari suku jawa mereka membutikan tentang totalitas mereka, salut banget saya.

Dari Film Yowes Ben ini ternyata banyak pelajaran yang dipetik, saya sendiri pelajaran dari film tersebut.

Arti Sebuah Persahabatan

Dalam Film Yowes Ben ini adalah petingnya sebuah persahabatan tanpa harus pandang tampan atau tidak, status sosial entah itu kaya atau miskin, tidak peduli pintar atau bodoh namanya sebuah sahabat tetaplah sahabat.

Harus Menghormati orang tua

Banyak tauladan yang ada film Yowes Ben ini salahnya tetap hormati orang tua merekalah yang membesarkan kita. Meski sikap mereka terkadang marahin kita, bentak kita dan mukul kita mereka tetap orang tua kita.

Jangan Malu Apapun itu Pekerjaanmu

Disini Bayu berjualan Nasi Pecel untuk membantu perekonomian keluarga dan biaya sekolah. Namun bayu tidak malu meski berjualan pecel di sekolahan, namun beda dengan anak muda sekarang kerja kalau di pabrik pasti malu dan maunya yang berseragam.

Jangan Menyerah demi meraih mimpi

Membesarkan band lokal tentu sangatlah sulit ya guys, namun Bayu dan kawan – kawan tidak menyerah meski niat bayu membuat band hanya mendapatkan susan. Walaupun Yowis Ben sempat bubar namun karena persahabatan bisa menjadi kumpul kembali.

Yowes Ben Lah

Mungkin hanya itu yang bisa saya ulas, sebenarnya banyak pelajaran yang bisa dibpetik dari film ini. Sebentar lagi ada Yowes Ben II tidak sabar pengen nonton karena pastinya ada kejutan menarik nih.

Oh ya satu lagi, film ini juga mempromosikan wisata di malang seperti Kampung Warna warni, Museum Angkut dan banyak lagi.

Share:

Leave a Reply

Kang Sudar © 2015 - 2019 All Receved